Kenapa jalan ini
Jalan tercepat memang lebih pendek, tapi isinya kota demi kota. Rute ini memberi Anda tiga wajah Bali dalam satu sore: ngarai sungai yang hijau di Sayan, kolam keliling dan meru bertingkat di Taman Ayun, serta hamparan sawah antara Mengwi dan laut, tempat petani masih mengurus saluran air sistem subak. Di atas motor Anda mencium wangi kamboja dan sawah basah, dan hari berakhir dengan kaki di pasir.
Rutenya
- AUbud
Keluar Ubud ke arah barat lewat jembatan Campuhan. Jalan menanjak landai menuju Sayan.
- 1Sayan
Jalan menyusuri punggung bukit di atas Sungai Ayung. Di sela-sela vila terlihat sekilas ngarai hutan di bawah.
- 2Taman Ayun Temple
Pura kerajaan Mengwi, bagian dari lanskap budaya UNESCO di Bali. Berjalanlah mengelilingi kolam dan meru-meru tinggi bertingkat.
- 3Pererenan
Jalan desa yang lebih sepi di antara sawah. Pelan-pelan saja, jalannya sempit dan sawah langsung berbatasan dengan aspal.
- BCanggu
Pantai. Parkir dekat pantai dan saksikan matahari terbenam di Samudra Hindia.
Tempat singgah yang worth it
Setengah jam cukup untuk berkeliling area pura. Bahu dan lutut harus tertutup, biasanya sarung tersedia di pintu masuk.
Pantai Pererenan lebih tenang daripada pusat Canggu dan menghadap ke barat, jadi tempat yang pas untuk menikmati sunset.
Cahaya dan waktu terbaik
Berkendaralah di sore hari. Anda menuju barat daya, jadi matahari ada di depan dan, dari Mei sampai Agustus, sedikit ke kanan. Satu jam terakhir sebelum terbenam, cahayanya menyinari padi dari belakang sehingga sawah berpendar dan batu-batu pura tampak hangat. Matahari terbenam di Bali sekitar pukul 18.00 sampai 18.45 sepanjang tahun, jadi berangkat dari Ubud sekitar pukul 15.30 dan Anda tiba di pantai saat golden hour. Kacamata hitam membantu, di bagian terakhir matahari rendah tepat di depan.
April sampai Oktober adalah musim kemarau dan waktu terbaik. Juli, Agustus dan libur Natal Eropa paling ramai. November sampai Maret musim hujan: hujan deras, kebanyakan sore dan malam, dan jalan kecil bisa tergenang. Saat itu lebih baik berkendara pagi hari. Saat Nyepi, Hari Raya Sepi umat Hindu Bali pada Maret atau April, seluruh pulau berhenti sehari dan tidak ada yang boleh berada di jalan.
Menurut kendaraan
Cara klasik, dan motor bisa menyelinap di kemacetan yang tak bisa ditembus mobil. Hanya kalau Anda pengendara berpengalaman: lalu lintas Bali padat, berjalan di kiri, dan kerikil serta anjing bisa muncul tiba-tiba.
Kebanyakan wisatawan menyewa mobil dengan sopir, mudah dan tidak mahal. Beberapa jalan kecil dekat Pererenan sempit untuk mobil, sopir pasti tahu jalannya.
Perlu diketahui
Tidak ada tol di rute ini. Lalu lintas di kiri. Untuk motor Anda butuh SIM dengan golongan sepeda motor plus SIM Internasional. Razia polisi terhadap turis sering terjadi dan asuransi perjalanan biasanya tidak membayar tanpa itu. Helm wajib. Bensin mudah dicari, dari SPBU sampai kios eceran pinggir jalan. Pura dan pantai sering memungut biaya parkir kecil. Canggu terkenal macet di sore hari, jadi sediakan waktu lebih.
Rute dicek dengan OpenStreetMap pada 2 November 2026. Jalan, penutupan, dan aturan bisa berubah: selalu cek dulu sebelum berangkat dan ikuti rambu setempat.
Pertanyaan
Berapa lama dari Ubud ke Canggu naik motor?
Sekitar satu jam kalau jalan lancar, menurut perencana rute. Dengan lalu lintas Bali sering 1,5 sampai 2 jam, ditambah setengah jam di Taman Ayun.
Apakah turis boleh menyewa motor di Bali?
Boleh, tapi Anda butuh SIM yang mencakup sepeda motor dan SIM Internasional. Tanpa itu Anda berisiko kena denda dan asuransi mungkin tidak menanggung kecelakaan.
Apakah Bali layak dikunjungi saat musim hujan?
Layak, sawah sedang hijau-hijaunya. Hujan biasanya turun sore hari, jadi rencanakan perjalanan di pagi hari dan simpan jas hujan di bawah jok.
Di mana sunset terbaik dekat Canggu?
Di pantai mana saja yang menghadap barat, misalnya Pererenan, Echo Beach atau Batu Bolong. Pererenan biasanya paling sepi.